FAM68 – Massa menerobos rumah anggota DPR dari Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 22.05 WIB setelah sebelumnya massa sudah menjarah dan merusak rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni.
Massa Geruduk Rumah Eko Patrio, Kerusakan dan Pencurian Terjadi

FAM68 – Sejumlah ratusan orang memadati kawasan rumah Eko Patrio pada malam hari, meski lokasi dijaga ketat oleh pihak keamanan. Para pengunjuk rasa yang marah itu tidak hanya berhasil menembus barikade, namun juga merusak dan mengambil berbagai perabotan rumah tangga, termasuk pakaian, kursi, meja, hingga barang-barang lainnya.
Aksi ini dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, ketika massa pertama kali berkumpul di depan kompleks rumah Eko. Meskipun petugas menutup portal yang menghalangi akses jalan, para demonstran tidak gentar dan terus mendesak mereka untuk membuka pintu gerbang
Puncak kericuhan terjadi ketika massa yang terus berkembang memaksa pihak berwajib membuka portal kompleks. Setelah berhasil menerobos, mereka dengan leluasa mengambil barang-barang milik Eko.
Baca Berita Sebelumnya :
Massa Serbu Merusak Rumah Anggota DPR Ahmad Sahroni
Gedung DPRD Kota Makassar Dibakar Massa & Kericuhan Meluas
Eko Patrio Minta Maaf Setelah Kontroversi Joget di Sidang Tahunan MPR

FAM68 – Pada Sabtu, 30 Agustus 2025, Eko Patrio, anggota DPR RI, akhirnya mengungkapkan permohonan maafnya kepada publik melalui akun Instagram @ekopatriosuper.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio, meminta maaf yang sebesar-besarnya atas keresahan yang saya timbulkan. Saya sangat menyesal dan berkomitmen untuk memperbaiki diri,” ungkap Eko dengan tulus.
Eko Patrio bersama Pasha Ungu menyatakan bahwa mereka mendengarkan dengan seksama semua keluhan dan kekecewaan masyarakat terkait kejadian tersebut. Mereka juga menyadari bahwa peristiwa itu telah menambah ketegangan di tengah situasi yang sudah tidak mudah ini.
Selain itu, Eko menegaskan bahwa niat mereka tidaklah untuk memperburuk keadaan. Sebaliknya, mereka berjanji untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan dan kata-kata, serta berkomitmen untuk menjadi anggota DPR yang lebih baik dan bertanggung jawab ke depannya. “Kami akan lebih waspada dan berusaha menjadi contoh yang lebih baik bagi masyarakat,” tambah Eko.