FAM68 – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen memajukan Industri Film Tanah Air, termasuk film sejarah dan biopik, serta mendorong talenta lokal menembus kancah internasional.
Pentingnya Film Biopik dan Sejarah untuk Kekayaan Budaya Bangsa
FAM68 – Presiden menekankan pentingnya film biopik dan sejarah untuk memperkaya budaya bangsa. Melalui komitmen ini, pemerintah mendorong sineas lokal terus menghasilkan konten berkualitas tinggi sebagai upaya melestarikan sejarah lewat media visual.
Menbud Fadli Zon menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah konkret untuk mendukung arahan Presiden, seperti membangun dana penggabungan dan membantu film Indonesia berpartisipasi dalam festival internasional. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan mendapatkan pengakuan global bagi karya sinema nasional.
Berita Sebelumnya :
Trump Sambut Putra Mahkota Saudi, Setujui Penjualan F-35
Gunung Semeru Erupsi, 300 Warga Dievakuasi BNPB
Harapan Menbud Fadli Zon untuk Mendorong Bakat Muda dalam Industri Film

FAM68 – Pada November tahun ini, jumlah penonton di industri perfilman Indonesia telah mencapai 75 juta. Tidak hanya itu, angka ini juga mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap film Tanah Air. Selain itu, hal ini menunjukkan potensi besar bagi industri untuk terus berkembang.
Dengan melihat tren tersebut, Menbud Fadli Zon berharap tren positif ini dapat mendorong bakat muda, baik sutradara maupun pemeran. Oleh karena itu, mereka diharapkan terus berkarya, sehingga film Indonesia bisa berjaya, baik di dalam maupun di luar negeri. Lebih jauh lagi, perkembangan ini dapat membuka peluang bagi kerja sama internasional dan inovasi dalam perfilman.
Untuk meningkatkan citra dan daya saing sinema nasional, kehadiran Indonesia di panggung global akan memperkuat posisi negara sebagai pemain utama dalam industri film dunia.







