FAM68 – Janice Tjen memenangkan Chennai Open 2025 dan merebut gelar ganda WTA 250 bersama Aldila Sutjiadi, mengalahkan unggulan pertama Storm Hunter/Monica Niculescu 7-5, 6-4 di Hyderabad, Senin dini hari WIB.
Janice Tjen Akhiri Paceklik Gelar WTA dan Ukir Sejarah untuk Tenis Indonesia
FAM68 – Akhirnya, Janice Tjen berhasil meraih kemenangan gemilang setelah menundukkan petenis Australia, Kimberly Birrell, dengan skor 6-4, 6-3. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gelar Indonesia di level WTA selama 23 tahun. Dengan kemenangan ini, Janice mencatatkan namanya dalam sejarah tenis nasional sebagai penerus prestasi Angelique Widjaja.
Pada set pertama, kedua petenis tampil sama kuat dan saling menekan sejak awal. Pertandingan berlangsung ketat selama 67 menit, dengan pertarungan panjang di gim keempat dan kesepuluh. Namun, berkat ketenangan dan akurasi pukulan yang konsisten, Janice akhirnya menutup set tersebut dengan skor 6-4.
Memasuki set kedua, permainan menjadi semakin dinamis. Janice langsung melesat 4-1 setelah dua kali mematahkan servis Birrell dalam tiga gim pertama. Meskipun sempat kehilangan fokus dan membiarkan lawannya merebut dua gim berturut-turut, ia segera bangkit. Setelah pukulan backhand Birrell menyangkut di net, Janice menuntaskan pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Dengan hasil tersebut, Janice Tjen tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga membuktikan ketangguhannya di panggung WTA. Selain itu, kemenangan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan tenis Indonesia di kancah internasional.
Berita Sebelumnya :
Sensasi MotoGP: Nicolo Bulega Siap Gantikan Marquez
Cegah Rokok Tanpa Pita, Purbaya Godok Tarif Cukai Khusus
Janice Tjen Bangkit dari Kekalahan dan Akhiri Penantian 23 Tahun Gelar WTA Indonesia

FAM68 – Titel ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia karena menandai gelar pertama di level WTA setelah penantian lebih dari dua dekade. Terakhir kali, Angelique Widjaja berhasil membawa pulang trofi serupa pada ajang Pattaya Open 2002. Oleh karena itu, kemenangan terbaru ini bukan hanya mengakhiri masa kering prestasi, tetapi juga menghidupkan kembali harapan tenis Indonesia di kancah internasional.
Sebelumnya, Janice Tjen sebenarnya memiliki peluang untuk mengakhiri penantian tersebut lebih cepat dari yang diperkirakan. Namun, pada September lalu, ia harus mengakui keunggulan petenis Prancis, Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah, di final Sao Paulo Open 2025 (WTA 250) dengan skor 3–6, 4–6. Meskipun demikian, kekalahan itu justru menjadi pelajaran berharga yang memotivasi Janice untuk tampil lebih matang di turnamen berikutnya.
Berita Terpopuler :
Mencekam! Penusukan Massal di Kereta Inggris Lukai 10 Orang
Jonatan Christie Juara Hylo Open 2025, Kalahkan Wakil Denmark







