FAM68 – Pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, massa yang tidak terkendali membakar motor dan mobil hingga merusak sebagian Gedung DPRD Kota Makassar. Aksi itu memicu kebakaran besar yang membuat suasana di gedung DPRD berubah mencekam.
Kobaran Api Lalap Gedung DPRD Makassar, Staf Terjebak dan Korban Jiwa

FAM68 – Kobaran api melahap Gedung DPRD Kota Makassar, menimbulkan kepanikan luar biasa. Sejumlah staf yang masih berada di dalam gedung terjebak dan tak semuanya berhasil menyelamatkan diri. Beberapa memilih bertahan, sementara yang lain nekat melompat dari lantai empat demi menyelamatkan diri.
Warga yang menyaksikan kejadian itu mengungkapkan, teriakan histeris terdengar ketika api semakin membesar. “Kami sudah teriak-teriak supaya jangan lompat, tapi mereka panik,” ujar salah seorang saksi di lokasi.
Sayangnya, upaya penyelamatan diri itu berakhir tragis. Tanpa pengamanan yang memadai di bawah gedung, para korban mengalami luka serius. Salah satunya teridentifikasi sebagai pegawai Pemkot Makassar. Meski sempat kritis, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Situasi semakin tidak terkendali saat massa terus bergerak. Gedung DPRD Kota Makassar dibakar, sementara puluhan motor dan sejumlah mobil yang berada di halaman gedung turut ludes dilalap api. Petugas pemadam kebakaran bergegas ke lokasi, namun kesulitan mengendalikan kobaran api yang cepat membesar.
Baca Berita Sebelumnya :
Presiden Prabowo Subianto Melayat ke Rumah Affan Kurniawan
FIA Terbitkan Peraturan Baru pada Formula 1 2026
Massa membakar Gedung DPRD Makassar, sehingga Wali Kota dievakuasi

FAM68 – Ketegangan mewarnai DPRD Kota Makassar pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, saat rapat paripurna tengah berlangsung. Agenda rapat membahas jawaban Wali Kota Munafri Arifuddin terkait APBD Perubahan. Namun, suasana berubah mencekam begitu massa aksi mulai memadati lokasi.
Awalnya, beberapa pengunjuk rasa menyalakan api di motor yang terparkir. Tidak lama berselang, aksi mereka kian tak terkendali. Minimnya pengamanan memungkinkan massa merangsek masuk ke halaman gedung DPRD. Bahkan, beberapa mobil yang terparkir dirusak dan dibakar.
Puncaknya, massa yang terus bertambah jumlahnya mulai membakar Gedung DPRD Kota Makassar. Beruntung, Wali Kota Munafri Arifuddin berhasil dievakuasi dari lokasi sebelum situasi semakin berbahaya.
Sejumlah saksi menyebut, “Suasana cepat berubah menjadi chaos. Api berkobar, dan orang-orang berlari menghindar.” Aparat keamanan kini tengah menyelidiki kronologi lengkap insiden ini untuk mencegah hal serupa terulang kembali.