Home / FAM68 / Bencana di Sumut: 47 Tewas, 67 Luka, 9 Hilang

Bencana di Sumut: 47 Tewas, 67 Luka, 9 Hilang

FAM68 | Berita Internasional & Nasional Terbaru Hari Ini

FAM68 – Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut), jumlah korban bencana hidrometeorologi kini meningkat menjadi 47 orang, yang berasal dari 13 kabupaten/kota.

Daerah Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Sumut

 


FAM68 – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, menyampaikan di Medan pada Kamis (27/11/2025) bahwa petugas telah menemukan 123 korban, termasuk 47 orang yang meninggal dunia. Di Humbang Hasundutan, tercatat 18 korban, dengan rincian 5 meninggal, 4 hilang, dan 9 luka-luka. Di Sibolga, ada 17 korban, dan di Tapanuli Utara, terdapat 8 korban, dengan masing-masing 3 meninggal dan 5 hilang.

Tuahta juga melaporkan bahwa empat orang meninggal di Tapanuli Tengah, dua korban meninggal di Pakpak Bharat, dan satu orang meninggal di Padangsidimpuan.

Bencana hidrometeorologi telah melanda tiga belas kabupaten dan kota di Provinsi Sumut, yaitu Langkat, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Mandailing Natal. Selain itu, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Padangsidimpuan, Pakpak Bharat, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Binjai, Medan, dan Deli Serdang juga terdampak.

Berita Sebelumnya :

Liga Champions 2025/2026: Dortmund Libas Villarreal 4-0

Serangan Pakistan Tewaskan 10 Warga Afghanistan

Siklon Tropis Senyar Sebabkan Hujan Terus-Menerus di Sumut

 

FAM68 | Berita Internasional & Nasional Terbaru Hari Ini
Baca berita Internasional dan Nasional terbaru hari ini hanya di FAM68. Update politik, ekonomi, teknologi, olahraga, hingga peristiwa penting dunia.

 

FAM68 – Tuahta melaporkan jumlah pengungsi yang tersebar di empat kabupaten, yaitu 776 kepala keluarga (KK) di Mandailing Natal, 3.000 orang di Tapanuli Selatan, 240 KK di Padangsidimpuan, dan 19 KK di Tapanuli Utara.

Siklon Tropis Senyar menyebabkan cuaca ekstrem di Sumatera Utara beberapa hari terakhir. Senyar berasal dari bibit Siklon Tropis 95B yang berkembang sejak 21 November 2025 di timur Aceh dan Selat Malaka. Dalam seminggu terakhir, wilayah ini diguyur hujan tiap hari.

Berita Terpopuler :

Fabregas Bawa Como Libas Torino 5-1 dan Lewati Juventus

Layanan RS Papua Diinvestigasi, Prabowo Instruksikan Audit

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *