FAM68 – TNI terus mengintensifkan operasi kemanusiaan untuk menangani dampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga kini, TNI telah mengerahkan 30.864 prajurit dan 70 alutsista untuk memperkuat penanganan di lokasi bencana.
Keterlibatan TNI dan Distribusi Bantuan Skala Besar
FAM68 – Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyampaikan bahwa 30.864 prajurit terlibat dalam operasi penanganan bencana, sementara TNI mengerahkan 70 unit alutsista untuk memperkuat mobilisasi personel dan logistik.
Kemudian, Freddy menjelaskan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Sabtu (6/12/2025) bahwa operasi ini melibatkan 18 pesawat angkut, 36 helikopter, dan 16 kapal TNI, termasuk 14 KRI dan 2 ADRI, yang seluruhnya bergerak mendukung distribusi bantuan.
Selanjutnya, Freddy menegaskan bahwa percepatan bantuan kemanusiaan dilakukan melalui jalur udara dan laut. Bantuan udara dari Lanud Halim Perdanakusuma ke berbagai pangkalan aju telah mencapai 271,39 ton, lalu bantuan airdrop menambah 26,22 ton, sementara bantuan laut mencapai 968 ton. Dengan demikian, total bantuan logistik yang telah dikirim ke wilayah terdampak mencapai 1.265,61 ton.
Berita Sebelumnya :
Persib Libas Borneo FC 3-1 di BRI Super League 2025/2026
Menteri Kehutanan Disorot DPR, Raja Juli Diminta Mundur
Percepatan Pemulihan Infrastruktur dan Layanan Publik

FAM68 – Sumatera Barat membangun delapan jembatan, sedangkan Sumatera Utara menyelesaikan empat jembatan untuk pemulihan infrastruktur.
TNI mengoperasikan 21 dapur umum dan lapangan di seluruh provinsi terdampak untuk memenuhi kebutuhan makanan korban. TNI juga menurunkan sembilan mobil RO (Reverse Osmosis) untuk menyediakan air bersih di pengungsian dan daerah terbatas.
Freddy menjelaskan pemulihan layanan kesehatan di Aceh Tamiang. Personel Kodim sejak Kamis membersihkan akses jalan menuju rumah sakit. Ia menegaskan, “Alhamdulillah, perbaikan layanan publik terus dilaksanakan oleh prajurit di lapangan.”







