FAM68 – Usman Husin, anggota Komisi IV DPR RI, menyarankan Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, untuk turun dari jabatan jika dia tidak dapat menyelesaikan masalah hutan Indonesia saat ini. Menurut Ustam, Raja Juli tidak tahu tentang kehutanan.
Desakan Penghentian Izin Kehutanan dan Tanggung Jawab Rehabilitasi Hutan Sumatera
FAM68 – Pertama-tama, Usman menyampaikan pandangannya dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 12 April 2025. Usman menegaskan bahwa pemerintah harus menghentikan izin pelepasan hutan di Pulau Sumatera secara total untuk mencegah kerusakan yang semakin meluas.
Selanjutnya, ia menyoroti bahwa jika Pak Menteri tidak memahami besarnya bencana yang terjadi di Sumatera, maka sudah seharusnya beliau mengeluarkan keputusan untuk menghentikan seluruh izin tersebut.
Usman meminta penjelasan tentang durasi penanaman ulang dan cara rehabilitasi menumbuhkan pohon berdiameter dua meter. Ia menegaskan bahwa Menteri memegang tanggung jawab penuh dan tidak boleh mengalihkannya.
Berita Sebelumnya :
Barcelona Bungkam Atletico Madrid 3-1 di La Liga 2025/2026
Hasil NBA 2025/2026: Phoenix Suns Bungkam Lakers 125-108
Inkonsistensi Izin Kehutanan dan Desakan Penentuan Waktu Rehabilitasi di Sumatera

FAM68 – Usman menjelaskan bahwa Kemenhut memberi izin pelepasan hutan di Tapanuli Selatan dan menanyakan kapan Sumatera akan kembali ditanami pohon. Ia juga ingin memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai komitmen pemerintah.
Selanjutnya, ia menegaskan alasan pernyataannya. Sebagai contoh, Usman menyampaikan bahwa pada bulan Oktober di Tapanuli Selatan, Menteri kembali mengeluarkan izin tersebut. Meskipun Bupati sudah menyatakan bahwa izin itu ditutup, izin yang sama justru muncul lagi pada 30 November. Dengan demikian, ia menilai bahwa pernyataan Menteri tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.
Dalam forum ini, Usman meminta Pak Menteri memberi perhatian pada tiga provinsi agar penanaman kembali pohon tepat waktu dan rehabilitasi berjalan efektif. Ia menekankan bahwa waktu tanam yang tepat penting untuk kelangsungan hidup pohon.
Berita Terpopuler :
Dewi Astutik, Buronan Sabu 2 Ton, Ditangkap di Kamboja
Carsten Cramer CEO Borussia Dortmund, Asia Pilar Strategis Klub







