FAM68 – Militer Israel buka suara usai menggempur wilayah Lebanon selatan. Tentara Israel mengklaim serangan itu menewaskan 13 anggota Hamas.
Serangan Presisi IDF Tewaskan 13 Teroris Hamas di Lebanon Selatan
FAM68 – Militer Israel menyatakan dalam pernyataan AFP pada Sabtu (22/11/2025) bahwa serangan presisi IDF menewaskan 13 teroris Hamas di kompleks pelatihan organisasi itu di Lebanon selatan.
IDF melakukan serangan itu pada Selasa (18/11) waktu setempat. Otoritas Lebanon kemudian mengonfirmasi bahwa kamp Ain al-Helweh, tempat pengungsian warga Palestina, menjadi lokasi serangan tersebut.
Selain itu, militer Israel mengidentifikasi Jawad Sidawi sebagai salah satu korban tewas. Tentara Israel menyatakan bahwa Sidawi terlibat dalam pelatihan teroris untuk melakukan serangan teror dari wilayah Lebanon.
Mereka menegaskan, “Kami beroperasi melawan Hamas di Lebanon dan akan terus melanjutkan operasi kami melawan teroris Hamas di mana pun mereka beroperasi.”
Berita Sebelumnya :
Persija Comeback, Tekuk Persik Kediri Skor 3-1
Presiden Prabowo Komitmen Dukung Industri Film Tanah Air
Hamas Sebut Serangan Israel Sebagai “Pembantaian Mengerikan”

FAM68 – Hamas menyebut serangan itu sebagai “pembantaian mengerikan” yang menyebabkan kematian beberapa warga sipil tak berdosa yang menjadi martir. Pernyataan itu dirilis pada hari Kamis (19/11) dan disertai dengan foto tiga belas pria yang tampaknya masih muda.
Kelompok militan ini juga menanggapi klaim Israel dengan membantah memiliki instalasi militer di kamp Palestina di Lebanon, menyebutnya sebagai “kebohongan.” Pada hari Selasa, militer Israel merilis sebuah video yang menunjukkan serangan yang mengenai sebuah gedung.
Namun, Hamas menegaskan bahwa “lokasi yang ditargetkan adalah lapangan olahraga terbuka yang sering dikunjungi para pemuda di kamp tersebut.” Mereka juga menambahkan bahwa “targetnya adalah sekelompok anak laki-laki” yang sedang berada di lapangan saat itu.







