FAM68 – Perang Sudan sejak April 2023 membunuh banyak orang dan membuat hampir 12 juta mengungsi, memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Lebih dari 30 juta Sudan butuh bantuan, RSF kuasai kota strategis El-Fasher
FAM68 – Sekretaris Jenderal Dewan Pengungsi Denmark, Charlotte Slente, mengatakan saat berkunjung ke wilayah perbatasan Chad, negara tetangga, bahwa lebih dari 30 juta orang kini membutuhkan bantuan kemanusiaan. Selain itu, ia menegaskan bahwa jumlah tersebut setara dengan separuh penduduk Sudan.
Sementara itu, menurut kantor berita AFP pada Sabtu (15/11/2025), direktur organisasi non-pemerintah itu menyampaikan bahwa penderitaan yang mereka saksikan sungguh tak terbayangkan. Di sisi lain, Bank Dunia memperkirakan populasi Sudan mencapai 50 juta pada tahun 2024.
Setelah itu, usai pengepungan selama 18 bulan dan laporan kekejaman yang terus-menerus, RSF merebut kota penting El-Fasher, yang selama ini menjadi benteng terakhir tentara Sudan di Darfur. Selanjutnya, Slente menambahkan bahwa banyak pelanggaran terjadi dan bahwa tindakan tersebut melanggar seluruh hukum kemanusiaan internasional.
Berita Sebelumnya :
Irlandia Tekuk Portugal Skor 2-0, Ronaldo Dikartu Merah
Raja Yordania Tiba, Jet Tempur F-16 Hiasi Langit Jakarta
NGO Laporkan Kekejaman Massal di Sudan, Pengepungan Kota-Kota Kordofan Terus Berlanjut

FAM68 – “Kami melihat penahanan, penculikan, pemindahan paksa, dan penyiksaan,” kata Slente. Selain itu, NGO tersebut menyatakan bahwa mereka menemukan bukti pembantaian massal serta kekerasan seksual di Sudan.
Namun demikian, ia menuduh komunitas internasional tidak berbuat cukup, sementara ia juga memperingatkan bahwa kota-kota lain terus menghadapi pengepungan dan semakin kurang mendapatkan perhatian.
Selama beberapa bulan terakhir, ibu kota negara bagian Kordofan Utara, El-Obeid, serta ibu kota negara bagian Kordofan Selatan, Kadugli dan Dilling, berada di bawah pengepungan. Selain itu, kota Babanusa menjadi benteng terakhir di negara bagian Kordofan Barat.
Berita Terpopuler :
Gregoria Jadi Wakil Tunggal RI di Perempatfinal Kumamoto 2025
Ketegangan Memuncak: Venezuela vs Militer AS di Karibia







