FAM68 – Presiden Prabowo Subianto menetapkan program SMK Go Global untuk dimulai pada akhir 2025, kata Menko PM Muhaimin Iskandar.
Cak Imin Tegaskan SMK Go Global Kirim Lulusan Terampil ke Luar Negeri
FAM68 – Cak Imin: Lulusan SMK Terampil Akhir Tahun Jadi Contoh Awal Sebelum Pengiriman Tenaga Kerja Lebih Besar. Setelah itu, usai Rapat Tingkat Menteri bersama Menteri P2MI Mukhtarudin di Jakarta pada Rabu (12/11/2025), Cak Imin menegaskan, “Insya Allah, sesuai arahan Presiden, akan ada program akhir tahun 2025 dan lanjutan di 2026 yang menempatkan lulusan SMK dan SMA dengan keterampilan khusus di luar negeri.”
Selanjutnya, ia menambahkan bahwa lulusan SMK terampil dapat memperoleh pekerjaan dengan kompensasi yang layak melalui program SMK Go Global. Selain itu, mereka akan bekerja di berbagai sektor yang memiliki permintaan tinggi dari negara sahabat, seperti Jerman, Turki, dan Jepang. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.
Berita Sebelumnya :
Lando Norris Juara GP Brasil 2025, Gelar Dunia di Depan Mata
Menkeu Purbaya: Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Nilai Tukar
SMK Go Global Latih Lulusan SMA/SMK Indonesia Hadapi Pasar Kerja Internasional

FAM68 – Tujuan utama program SMK Go Global ialah mempercepat penyerapan lulusan SMA dan SMK yang belum memiliki pekerjaan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini terdapat sekitar 1,63 juta lulusan SMK yang masih menganggur dan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Akibatnya, karena mereka belum menguasai keterampilan dan kemampuan bahasa yang dibutuhkan di pasar global, mereka kesulitan memperoleh pekerjaan yang layak.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menyiapkan lulusan SMA dan SMK agar siap bekerja di luar negeri melalui pelatihan keterampilan dan bahasa yang dijalankan dalam program SMK Go Global.
Selain itu, pemerintah akan memaksimalkan pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) milik negara serta BLK komunitas yang sudah beroperasi guna menyelenggarakan pelatihan tersebut. Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mempercepat peningkatan kompetensi lulusan muda Indonesia dan memperluas peluang kerja mereka di tingkat internasional.
Berita Terpopuler :
Thailand Setop Damai Usai Tentaranya Terserang Ranjau
New Delhi Berduka: Ledakan Mobil Menggetarkan Kota







