Home / FAM68 / Raymond/Nikolaus Siap Tempur di Final Korea Masters 2025

Raymond/Nikolaus Siap Tempur di Final Korea Masters 2025

FAM68 | Berita Internasional & Nasional Terbaru Hari Ini

FAM68 – Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin masih ingin menjadi juara setelah mencapai final Korea Masters 2025. Dua putra Indonesia akan melawan Lee Jongmin dan Wang Chan, tuan rumah, Minggu (9/11) di Pusat Seni dan Olahraga Universitas Wonkwang.

 

Fokus Strategi dan Kondisi Fisik Jadi Kunci Persiapan Final

 

FAM68 – Raymond dan Nikolaus akan menghadapi Lee dan Wang pada laga berikutnya, selain harus melawan dukungan tuan rumah. Oleh karena itu, pasangan unggulan kelima ini sudah memahami apa saja yang harus dipersiapkan, baik secara nonteknis maupun strategis.

Nikolaus menjelaskan, “Yang pasti, kami memastikan kondisi badan tetap fit. Selain itu, pikiran juga harus dijaga ekspektasinya, dan kami berdiskusi dengan pelatih untuk menentukan strategi bermain.”

Sementara itu, Raymond menambahkan, “Untuk pola permainan, kami tetap fokus menyerang dan menyiapkan kesabaran. Kami juga sudah mengamati lawan untuk besok, dan terlihat pertahanan mereka cukup solid.”

Keduanya kini menjadi satu-satunya tim Indonesia yang berhasil mencapai final Korea Masters 2025. Raymond mengungkapkan kegembiraannya, “Pastinya senang, ini pertandingan Super 300 kedua kami dan kami bisa masuk ke final.” Namun, ia menekankan langkah selanjutnya: “Jika bisa menjadi juara, kenapa tidak?”

Berita Sebelumnya :

Spurs Menang! Wembanyama Bersinar Lawan Rockets 121-110

BNN Gerebek Kampung Bahari: Barbut Sabu 89 Kg & Senjata Api

Raymond-Nikolaus Lolos ke Final Usai Kalahkan Unggulan AS

 

FAM68 | Berita Internasional & Nasional Terbaru Hari Ini
Baca berita internasional dan nasional terbaru hari ini hanya di FAM68. Update politik, ekonomi, teknologi, olahraga, hingga peristiwa penting dunia.

FAM68 – Raymond dan Nikolaus berhasil mengalahkan Zhi Yi Chen dan Presley Smith, sehingga lolos ke final. Pasangan unggulan kelima ini menaklukkan tim unggulan ketiga dari AS dengan skor 21-15 dan 21-17.

“Kami selalu menggunakan pola menyerang, dan lawan pun melakukan hal yang sama sejak awal. Karena itu, kami tidak mau terlalu terburu-buru menyerang,” ujar Nikolaus. “Kami fokus membongkar pertahanan mereka dulu, lalu baru menyerang ketika ada kesempatan.”

Meski mengambil inisiatif menyerang lebih dulu, Raymond menambahkan bahwa kesalahan muncul di game kedua. “Mungkin karena terlalu bersemangat untuk menyerang pertahanan mereka, beberapa peluang kami lewat. Saya juga merasa permainan kami belum sepenuhnya keluar,” jelasnya.

Nikolaus menyimpulkan, “Kunci kemenangan kami ada di game kedua. Saat sempat tertinggal, Raymond tampil dominan di servis dan menjaga fokus mental agar rasa tidak mau kalah tetap besar.”

Berita Terpopuler :

Breaking News: KPK Tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Bali United Terpuruk, Catat Kekalahan Beruntun Musim 2025/2026

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *