Home / FAM68 / BNN Gerebek Kampung Bahari: Barbut Sabu 89 Kg & Senjata Api

BNN Gerebek Kampung Bahari: Barbut Sabu 89 Kg & Senjata Api

FAM68 | Berita Internasional & Nasional Terbaru Hari Ini

FAM68 – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan polisi kembali menggerebek Kampung Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Petugas menyita sejumlah senjata api, miliaran rupiah, puluhan kilogram sabu, dan sejumlah senjata api.

 

BNN dan Polisi Sita Narkoba, Senjata, dan Perhiasan dalam Penggerebekan Besar

 

FAM68 – Dalam penggerebekan kedua, polisi berhasil menyita berbagai barang bukti penting. Di antaranya 159 butir ekstasi, 91,53 gram ganja, 5 batang emas seberat total 100 gram, 6 kalung, 6 gelang, dan 1 cincin emas. Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai senilai Rp1.468.253.000, uang palsu sebesar Rp5,5 juta, serta tambahan 159 butir ekstasi.

Petugas menyebut uang tunai dan perhiasan itu diduga hasil kejahatan narkotika. Tidak berhenti di situ, tim gabungan juga menyita sejumlah senjata berbahaya, termasuk 21 senjata tajam, 1 busur panah dengan 8 anak panah, 7 senjata api, 2 senapan air gun, dan 6 senapan soft gun. Selain itu, mereka menyita beberapa kendaraan bermotor, yaitu 1 Kawasaki ZX-10R, 1 Kawasaki Ninja 250, 1 Honda Vario, serta 9 unit ponsel yang diduga digunakan dalam transaksi narkoba.

Dalam operasi besar tersebut, Kepala BNN RI turut turun langsung ke lapangan, bersama sekitar 700 personel gabungan dari BNN, Polda Metro Jaya, Satuan Brimob, dan Polres Jakarta Utara. Kehadiran pimpinan BNN ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam memberantas jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya.

Berita Sebelumnya :

Breaking News: KPK Tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Bali United Terpuruk, Catat Kekalahan Beruntun Musim 2025/2026

 

 

BNN dan Polri Tangkap Sembilan Pelaku dalam Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari

 

FAM68 | Berita Internasional & Nasional Terbaru Hari Ini
Baca berita internasional dan nasional terbaru hari ini hanya di FAM68. Update politik, ekonomi, teknologi, olahraga, hingga peristiwa penting dunia.

FAM68 – Brigjen Aldrin Hutabarat, Direktur Psikotropika dan Prekusor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, memimpin langsung penggerebekan tersebut. Meskipun sempat terjadi perlawanan dari para pecandu narkoba, petugas tetap berhasil menindak mereka dengan tegas. Dalam operasi ini, sembilan orang berhasil ditangkap, yakni Sa, Ab, Yu, He, Fa, Yo, Su, SH, dan RN.

Menurut Aldrin, perlawanan terjadi di jalur rel kereta api, namun pasukan BNN berhasil memukul mundur pelaku dan menguasai area gudang narkoba yang berada di dalam kompleks kost-kostan di tengah perkampungan Kampung Bahari.

Sementara itu, Suyudi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan komitmen kuat antara BNN dan Polri dalam memerangi jaringan peredaran gelap narkoba di wilayah rawan tersebut. Ia berharap, operasi serupa terus dilakukan untuk membongkar jaringan bandar besar di Indonesia.

“Saya sangat bangga,” ujar Suyudi. “Hari ini kami menunjukkan kerja sama luar biasa antara BNN dan Polri. Kami berhasil memperoleh barang bukti signifikan sebagai hasil dari upaya terbaik tim di lapangan. Tentunya, perjuangan kami tidak berhenti di sini. Tim BNN dan Polri akan terus mengembangkan kasus ini hingga menangkap bandar besarnya.”

 

Berita Terpopuler :

Hilirisasi Rp 371 T Targetkan 8 Juta Tenaga Kerja Tahun 2026

Giddey Samai Rekor Jordan, Bulls Tumbangkan Sixers 113–111

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *